Manajemen Litter Kandang Ayam Broiler

Litter Kandang Ayam | Halo, sobat ternak! Kali ini tim Mariternak.com akan membahas tentang salah satu aspek penting dalam peternakan ayam broiler, yaitu manajemen litter. Kebersihan dan kualitas litter dalam kandang ayam broiler merupakan faktor kunci dalam menjamin kenyamanan dan produktivitas ayam.

Syarat Litter yang Baik

Sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai manajemen litter, mari kita pahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan “litter yang baik.” Litter, atau alas kandang, adalah material yang digunakan sebagai alas tempat ayam broiler beraktivitas.

Berikut ini adalah syarat-syarat litter yang baik untuk ayam broiler :

  1. Bahan Ringan
  2. Kemampuan Menyerap Air
  3. Empuk dan Nyaman
  4. Tidak Berdebu
  5. Aman (Tidak Beracun)
  6. Ukuran Partikel Sedang
  7. Daya Serap Kelembapan Udara Rendah
  8. Harga Terjangkau
  9. Ketersediaan Selalu Ada
  10. Bisa Diolah Sebagai Pupuk Bekas Litter

Dengan memperhatikan poin-poin syarat litter yang baik ini, Anda dapat membuat pilihan yang lebih tepat dalam memilih dan mengelola litter di kandang ayam broiler Anda.

Baca artikel “Jenis Litter Kandang Ayam yang Mudah di Dapatkan” untuk mengetahui bahan-bahan yang bisa digunakan untuk litter kandang ayam broiler.

Penyebab Litter Basah

Litter yang basah adalah masalah serius dalam peternakan ayam broiler. Namun, sebelum kita membahas cara mengatasi litter basah, mari kita kenali terlebih dahulu penyebab utama litter menjadi basah:

  1. Air Minum yang Tumpah dan Atap Bocor
  2. Mengganti, menambah, atau membalik litter tidak dilakukan secara rutin
  3. Feses atau kotoran ayam yang basah, bisa disebabkan oleh faktor nutrisi, seperti asupan mineral tinggi, kandungan serat kasar tinggi, dan pakan yang berjamur

Litter yang basah dapat menyebabkan ayam tidak nyaman, sumber penyakit, bahkan bisa menyebabkan kematian pada ayam Anda.

Artikel terkait : Pentingnya Penggunaan Litter

Pemberian dan Pengambilan Litter
Pemberian dan Pengambilan Litter

Sekarang, kita akan membahas bagaimana cara mengelola litter dengan baik agar kandang ayam broiler tetap bersih dan kering. Litter yang kering adalah salah satu Cara Ternak Ayam Potong yang perlu di perhatikan.

Pemasangan Litter

Pemasangan litter dalam kandang ayam broiler adalah tahapan penting yang tidak boleh dianggap enteng. Hal ini perlu dilakukan dengan seksama agar penggunaannya efektif dan dapat mencegah kemunculan penyakit baru yang dapat mengancam kesehatan ayam. Berikut ini adalah langkah-langkah yang perlu diperhatikan untuk memasang alas kandang secara benar:

1. Persiapan awal

Sebelum mengintroduksi day old chicks (DOC) ke dalam kandang, disarankan untuk menyiapkan litter setidaknya 3 hari sebelumnya. Litter yang telah disiapkan harus disebar merata di seluruh area kandang. Selain itu, perlu menyemprotkan desinfektan ke atas litter untuk mencegah kemungkinan timbulnya penyakit. Setelah itu, sebaiknya litter diaduk dengan hati-hati agar cairan desinfektan dapat merata menyerap ke semua permukaan litter.

2. Pemilihan Jenis Litter

Perlu diperhatikan jenis kandang yang digunakan, apakah itu kandang postal atau kandang panggung, karena kebutuhan akan litter berbeda. Pada kandang postal, disarankan untuk memiliki ketebalan litter awal sekitar 8-12 cm, sementara pada kandang panggung, ketebalan litter sebaiknya berkisar antara 5-8 cm.

3. Penggunaan Kapur

Jika Sobat Ternak menggunakan kandang postal, sangat disarankan untuk menambahkan kapur atau zeolit ke dalam litter. Kapur atau zeolit memiliki fungsi penting dalam membantu menyerap kelembaban dan air yang mungkin terkumpul di kandang.

Selain itu, kapur juga bermanfaat untuk mencegah terjadinya koksidiosis pada ayam yang berusia kurang dari 3 minggu. Koksidiosis, yang sering disebut sebagai “berak darah,” adalah penyakit parasiter yang dapat mengakibatkan gangguan serius pada sistem pencernaan ayam dan bahkan dapat berujung pada kematian mereka. Oleh karena itu, penambahan kapur atau zeolit sangatlah penting untuk mencegah penyakit ini pada ayam.

Dengan mengikuti panduan pemasangan alas kandang ini, Anda dapat meningkatkan kondisi kandang ayam broiler Anda dan meminimalkan risiko timbulnya penyakit yang berpotensi merugikan

Pengambilan Litter Lama

  1. Teknik Pengambilan Litter: Pengambilan litter ayam broiler harus dilakukan secara bertahap, supaya ayam tidak kaget dengan pergantian suhu yang siknifikan. caranya adalah dengan mengambil 1/4 litter pada hari pertama, 1/3 di hari ke dua, 1/2 dihari ke tiga, 3/4 di hari ke empat, dan pengambilan semua litter di hari ke lima.
  2. Sistem Manajemen Limbah: Pastikan limbah dari litter lama dibuang pada tempatnya, supaya tidak mencemari lingkungan sekitar. Limbah litter bisa menjadi sangat bermanfaat apabila digunakan utuk pupuk sawah.

Penutup

Dengan memahami syarat litter yang baik, mengidentifikasi penyebab litter basah, serta menerapkan praktik pemberian dan pengambilan litter yang tepat, Anda dapat menjaga kandang ayam broiler tetap bersih dan sehat. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan hasil yang lebih baik dalam bisnis peternakan ayam broiler Anda.

Semoga artikel ini bermanfaat, sobat ternak! Jangan lupa selalu menjaga kebersihan kandang dan kesejahteraan ayam Anda. Terima kasih telah membaca! 🐔🏡

Share your love
M ilham Mubarok
M ilham Mubarok

Seorang pemuda yang suka dengan dunia perternakan dan dunia digital. Selalu berusaha untuk membuat sesuatu yang berguna untuk banyak orang.

Articles: 46

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *