Penyakit Gumboro pada Ayam atau Infectious Bursal Disease (IBD)

Mariternak.com | Yo sobat peternak, apa kabar nih? Pasti banyak di antara kalian yang udah denger atau bahkan ngalamin masalah penyakit Gumboro pada ayam atau Infectious Bursal Disease (IBD). Nah, di artikel kali ini kita bakal ngobrol-ngobrol soal penyakit Gumboro. Biar makin paham dan bisa ngatasin masalahnya. Yuk, cus!

Pengertian

Penyakit Gumboro atau yang sering dikenal dengan nama lain, “Infectious Bursal Disease (IBD)”, adalah musibah yang nggak diinginkan oleh para peternak ayam. Kenapa? Karena penyakit ini menyerang ayam, khususnya bagian yang namanya organ bursa Fabricius.

Nah, organ ini tuh vital banget buat ayam karena berperan penting dalam sistem imun atau kekebalan tubuh si ayam. Kalo ayam kena Gumboro, daya tahan tubuhnya bakal anjlok, gampang sakit, dan susah untuk pulih.

Makanya, nggak heran kalo banyak peternak yang takut kalo ternyata ada ayamnya yang kena penyakit ini. Karena, efeknya nggak cuma bikin ayamnya sakit, tapi juga bisa bikin produksi telur jadi turun, bahkan bisa sampe mati.

Buat peternak, ini jadi kerugian gede. Gak cuma rugi ayam, tapi juga rugi modal dan waktu. So, makin paham kan sekarang kenapa penyakit Gumboro ini harus banget diwaspadai?

Penyebab Penyakit Gumboro atau Infectious Bursal Disease (IBD)

Nah, pas kita ngomongin soal penyebab penyakit Gumboro, ini adalah sesuatu yang penting buat diketahui sama semua peternak ayam. Kenapa? Biar kita bisa waspada dan tahu gimana cara ngelindungin ayam-ayam kita. Jadi, penyakit Gumboro itu disebabkan oleh virus. Virus yang jadi biang keladinya namanya IBDV (Infectious Bursal Disease Virus).

Nah, lo mungkin bertanya-tanya, gimana sih virus ini bisa masuk ke tubuh ayam? Banyak cara, sob. Virus ini bisa masuk lewat udara, makanan, atau air minum yang udah terkontaminasi.

Jadi kalo misalnya ada ayam yang udah kena penyakit ini di dekat kandang kita, udara yang dia hirup bisa jadi salah satu media penyebarannya. Terus, lo tau nggak? Si virus ini punya kemampuan bertahan hidup yang luar biasa di lingkungan sekitar ayam, bahkan di tanah atau peralatan peternakan yang nggak bersih.

Makanya, kalo ada satu ayam yang kena, resiko ayam lainnya buat kena juga jadi besar banget. Apalagi kalo kita sebagai peternak nggak rajin membersihkan kandang atau alat-alat peternakan.

Udah gitu, virus ini juga bisa menyebar lewat sepatu, pakaian, atau bahkan tangan peternak yang nggak cuci tangan. Pokoknya, buat para peternak, kebersihan itu nomor satu deh buat mencegah penyakit ini.

Baca Juga : 7 Jenis Penyakit Ayam Yang Sering Menyerang

Gejala dan Ciri-Ciri Penyakit Gumboro pada Ayam

Gejala dan Ciri-Ciri Penyakit Gumboro pada Ayam
Gejala dan Ciri-Ciri Penyakit Gumboro pada Ayam

Usia Kurang dari 3 Minggu

Penyakit Gumboro atau Infectious Bursal Disease (IBD) bisa muncul dalam dua bentuk yang berbeda, tergantung dari usia ayam saat terinfeksi. Bentuk yang pertama, dikenal sebagai versi subklinis, biasa terjadi pada ayam dengan usia kurang dari 3 minggu. Yang unik dari bentuk ini adalah ayam biasanya nggak menunjukkan tanda-tanda klinis penyakit.

Walaupun tampak sehat, ayam yang kena bentuk ini bakalan alami imunosupresi permanen yang parah. Artinya, sistem kekebalan tubuhnya jadi lemah dan gampang kena penyakit lain. Ini nih yang sering terjadi di lapangan dan bikin kerugian gede buat peternak.

Usia 3 s.d 6 Minggu

Lain lagi kalo ayamnya berumur 3 sampai 6 minggu. Mereka bisa kena bentuk klinis dari penyakit Gumboro. Nah, bentuk ini biasanya muncul tiba-tiba dan angka kematian ayam bisa meningkat dengan cepat. Gejala yang sering muncul diantaranya ayam jadi gemetar, bulunya jadi acak-acakan, nafsu makan menurun, dehidrasi, meringkuk, mematuki vent, dan depresi.

Kalo diperiksa lebih lanjut, seringkali ginjal ayam yang kena bentuk ini tampak bengkak. Tapi, ini lebih karena dehidrasi yang parah, bukan langsung gara-gara virus IBD. Selain itu, ada juga kemungkinan terjadi perdarahan di otot dada dan paha. Ini terjadi karena virus IBD mengganggu proses pembekuan darah seperti biasanya.

Risiko Gumboro pada Ayam

Ayam yang terkena penyakit gumboro akan mengalami kenaikan suhu tubuh yang drastis. Selain itu, ayam akan mengalami berbagai gejala lain seperti diare urat encer, anoreksia, dan depresi. Salah satu ciri khas dari ayam yang kena gumboro adalah bulunya yang acak-acakan. Ga cuma itu, tremor atau getaran di bagian kepala, rasa kantuk yang mendalam, sampai kondisi kepincangan pun bisa muncul. Kalau kita lihat angka statistiknya, angka morbiditas atau kejadian sakit di ayam pedaging bisa mencapai angka hingga 50% loh.

Nah, ada juga yang namanya strain hipovirulen. Strain ini udah muncul di banyak bagian dunia dan risikonya gede banget. Coba bayangin, strain ini bisa menyebabkan morbiditas hingga 100% dan kematian mencapai 80% pada ayam petelur. Kalo kita bandingin dengan mortalitas atau angka kematian pada ayam petelur yang normal, angkanya ga lebih dari 40%. Sementara pada ayam pedaging, strain yang kurang ganas aja bisa menyebabkan kematian hingga 20%.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah, virus penyebab gumboro ini bersifat imunosupresif. Artinya, ayam yang kena penyakit ini bakal mengalami penurunan kekebalan tubuh. Ini yang bikin ayam jadi rentan kena penyakit lainnya. So, buat para peternak, harus ekstra waspada nih dengan risiko penyakit gumboro ini.

Cara penularan penyakit Gumboro ini macem-macem. Bisa lewat udara, alat peternakan yang udah terkontaminasi, atau bahkan lewat tangan peternak yang nggak cuci tangan. Pokoknya, kalo lingkungan kandang ayam gak bersih, risiko penularan jadi tinggi banget.

Baca Juga : Penyakit Tetelo pada Ayam

Cara Mengobati Penyakit Gumboro

Nah, Gumboro atau Infectious Bursal Disease (IBD) memang bikin pusing kepala. Tapi, gak perlu panik! Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan buat ngobatin ayam yang kena penyakit ini:

Antiviral

Ini adalah obat pertama yang harus diberikan. Obat antiviral akan membantu memerangi virus IBDV yang menjadi penyebab utama penyakit Gumboro. Jadi, kalo ayam kena Gumboro, langsung kasih obat antiviral ini supaya virusnya gak berkembang biak lebih banyak lagi.

Antibiotik

Selain antiviral, antibiotik juga penting buat diberikan. Kenapa? Karena ayam yang kena Gumboro biasanya imunitasnya jadi lemah dan rentan kena infeksi lain. Dengan memberikan antibiotik, kita bisa ngatasin infeksi sekunder yang mungkin muncul.

Isolasi Ayam

Ini penting banget! Kalo ada ayam yang menunjukkan gejala Gumboro, segera pisahkan dari ayam yang sehat. Ini buat mencegah penularan ke ayam lainnya. Jadi, kalo ada ayam yang kena, langsung isolasi ya!

Pemberian Nutrisi Tambahan

Ayam yang sakit biasanya gak mau makan. Tapi, buat cepet sembuh, nutrisi jadi hal yang crucial. Jadi, berikan makanan yang mengandung banyak vitamin dan mineral buat mendukung pemulihan ayam. Kalo perlu, kasih suplemen tambahan yang bisa bantu ayam cepat pulih.

Konsultasi dengan Dokter Hewan

Kalo kamu ragu dengan kondisi ayam atau gak yakin dengan cara pengobatannya, sebaiknya konsultasi dengan dokter hewan. Mereka lebih paham dan bisa kasih saran yang tepat buat ngobatin ayam yang kena Gumboro.

Ingat, Gumboro memang bikin repot, tapi dengan penanganan yang cepat dan tepat, ayam bisa pulih kembali. Jangan tunggu lama-lama kalo ada gejala, ya!

Pencegahan Penyakit Gumboro

Pencegahan memang jauh lebih penting dari pada pengobatan. Apalagi kalau masalahnya adalah penyakit Gumboro yang bisa bikin ayam kesayangan kita jadi gampang sakit dan bahkan bisa mati. Nah, buat mencegah Gumboro, ada beberapa langkah penting yang harus kita ambil:

  1. Vaksinasi Rutin: Ini penting banget! Ayam yang udah divaksin punya kekebalan tubuh yang lebih baik terhadap virus Gumboro. Jadi, rutinlah vaksinasi ayam sesuai jadwal yang direkomendasikan.
  2. Kebersihan Kandang: Pastikan kandang selalu bersih dari kotoran ayam dan sisa makanan. Kotoran ayam bisa jadi sarang virus dan penyakit lainnya. Jadi, rajin-rajin deh bersihin kandang.
  3. Pengaturan Sirkulasi Udara: Udara yang bersih dan sejuk bisa mengurangi risiko penularan penyakit. Jadi, pastikan kandang punya sirkulasi udara yang baik dan hindari kelembaban tinggi.
  4. Peralatan Kandang yang Steril: Alat-alat seperti piring makan, tempat minum, dan lain-lain harus rutin dibersihkan dan disterilkan. Kalau perlu, pakai desinfektan buat membersihkannya.
  5. Cuci Tangan: Buat para peternak atau yang suka main ke kandang, jangan lupa selalu cuci tangan sebelum dan sesudah pegang ayam. Tangan bisa jadi media penularan loh!
  6. Isolasi Ayam Baru: Kalo beli ayam baru, jangan langsung dicampur dengan ayam yang lama. Dianjurkan buat mengisolasi dulu selama beberapa hari sambil diobservasi kesehatannya. Jangan sampai ayam baru membawa penyakit.
  7. Pengendalian Hama: Hama seperti tikus atau serangga bisa jadi pembawa penyakit. Jadi, lakukan pengendalian hama di sekitar kandang.

Nah, itu tadi beberapa cara yang bisa dilakuin buat mencegah penyakit Gumboro. Semakin kita waspada dan telaten, risiko terkena penyakit ini bisa jadi semakin kecil. So, yuk mulai dari sekarang jaga kesehatan ayam dengan cara pencegahan yang baik!

Penutup

Itulah tadi pembahasan kita soal penyakit Gumboro pada ayam. Semoga informasi di atas bisa bantu kalian dalam ngelola peternakan ayam. Jangan lupa selalu waspada dan jaga kesehatan ayam ya! Terima kasih udah baca, semoga bermanfaat. Salam sehat buat semua ayam kesayangan kalian! πŸ”

Share your love
M ilham Mubarok
M ilham Mubarok

Seorang pemuda yang suka dengan dunia perternakan dan dunia digital. Selalu berusaha untuk membuat sesuatu yang berguna untuk banyak orang.

Articles: 46

One comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *